Oleh: Agung DePe

Kebegundalan menguras duitnya Bojonegoro untuk mengongkosi proyek daerah kian kemproh. Turut membarengi, pekik slogan “nglenyer” pengganti cerocos mulutnya bupati serempak air got meluberkan banjir merendam lajur-lajur utama jalan di kota.

Pembangunan dan pembaungan (baca:maling) seinci jaraknya. Wakil Bupati Budi Irawanto berang? Pasti.
Mata jeli Mas Wawan (panggilan harian Wabup-red) menilik kondisi perampungan sejumlah garapan jalan. Hasil sidaknya? Dipergoki, ada wiremesh (konstruksi cor senilai Rp 18 miliar) dibikin asal jadi.

Pergerakan kepeloporan “Gerus Korupsi” di tanah kelahirannya sudah ia tegaskan. Wabup Wawan mengambil risiko sangat besar. Ia membuktikan ujaran bijak lama,”Jabatan itu tugas sedih, bukan kemewahan yang nikmat.”

Selaku petinggi kabupaten yang sadar memangku mandat rakyat, Mas Wawan getol ‘nleser’ mengoreksi pekerjaan-pekerjaan yang menyerot kantong APBD.

Bisa dibilang, sorak-sorai Bupati Anna Mu’awanah mementaskan jalan licin seikat memunculkan barisan garong.
Apa yang dilakukan oleh Wabup Wawan, bagaimana pun kudu diterima sebagai lemparan kebusukan praktik kekuasaan ke lapangan publik. Sebagai tamparan agar rakyat tergugah, mau lebih melek.

Memang, saat berhadapan dengan para penjahat olahan pemerintahan ada satu hal yang selalu tegak: mereka terlalu kuat membungkus dirinya.

Bertambatan dengan itu, Wabup Wawan menjadi lebih rajin raup (membasuh muka-red), agar sorotan matanya terang: terus tajam mengawasi, melabrak!

Hadangan dari pihak yang merasai bakal disebut terlibat kongkalikong pencolengan, kini pun gencar membuat sanggahan-sanggahan picik membebaskan diri memungkiri sangkaan.

Pertanyaan lazimnya, bagaimana kesigapan aparat kepolisian dan kejaksaan atas pelbagai dugaan kecurangan menelan uang rakyat dan kian bertumpuk dibongkar wakil bupati? Ringkas komentar saja: tuan-tuan itu menaruh kewenangan di bawah bantal lalu mereka tidur mengkurep.

Bagaimana dengan kita, apa terus awet melempem?

Editor: Red – Indo Swara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.