INDOSWARA – BOJONEGORO – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM) Bojonegoro turun kejalan untuk menyuarakan kebijakan pemerintah yang dianggap tidak pro rakyat dan wacana masa jabatan presiden 3 pereode (11/04/22) di bundaran adipura Bojonegoro.

Dalam aksinya para mahasiswa ini menuntut kebijakan pemerintah yang dianggap mensengsarakan rakyat yaitu pencabutan pupuk bersubsidi, kenaikan pajak sebesar 11 persen, normalisasi harga kebutuhan pokok serta wacana tiga pereode masa jabatan Presiden .

Mereka meminta kepada pemerintah untuk melihat kondisi rakyat yang kian tersiksa dengan kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok seperti Bahan Bakar Minyak (BBM), minyak goreng serta beberapa kebutuhan lain ditengah pemulihan ekonomi akibat pandemi covid 19 ini.

Mereka menilai bahwa kebijakan yang diambil pemerintah ini tidak memihak kepada rakyat, ” kita menuntut agar pemerintah mencabut kebijakannya yang merugikan rakyat, serta menolak wacana tiga pereode masa jabatan presiden”, ungkap arif rahman hakim dalam orasinya.

Dalam aksinya puluhan mahasiswa ini turut membakar ban bekas sebagai simbol perlawanan mahasiswa kepada kebijakan yang diambil oleh pemerintah. Setelah berorasi para mahasiswa ini membubarkan diri dengan kawalan dari petugas kepolisian. (mam/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.