Pewarta: Agung DePe

Bojonegoro (Indo Swara) – Rupanya jari tangan juga perlu kosmetik agar bisa menulis yang cantik-cantik?

Keusilan jorok Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mencemooh Wakil Bupati Budi Irawanto melalui  media sosial berujung menjadi kesialan.

Surat bahan pidana memperkarakan bupati Anna diteken Budi Irawanto tertanggal 9 September 2021.

Sejumlah alasan disebutkan Budi Irawanto yang menggerakkan layangnya ke polisi.” Telah muncul pernyataan bupati di grup WhatsApp yang terang-terangan menyerang sekaligus merendahkan pribadi saya,  bahkan juga terhadap anak-anak saya,” kata Budi Irawanto kepada pewarta (22/9/2021).

Salinan larik ujaran panjang Bupati Anna di WhatsApp mengolok-olok Budi Irawanto ada yang berbunyi agar berhenti dari jabatan wakil bupati.

Sejak..anda tdk.ketua DPC PDIP medium 2019 saat itu jg anda sdh tdk melakukan tgs layaknya pejabat yang menggunakan fasilitas negara ibaratnya dr mancing sampe KENCING/Banyak org hidupnya ingin ada achievement/gampang solusinya klo sdh tdk bertugas  sementara menggunakan fasilitas negara ad acara yang elegant….RESAIGN,” tulis Anna.

Letupan kalimat temperamental Bupati Anna itu bersambung ke penyudutan soal remeh-temeh yang tidak bersangkut dalam kapasitasnya sebagai bupati.

“cucumu dr jenu tdk di beri kesempatan sprtj cucu pd umumnya dll,” ceracau Anna lainnya.

Lantaran menggelincirnya penghamburan kata tidak senonoh ke lapangan publik oleh Bupati Anna itu seorang warga Bojonegoro berseloroh,” Boleh jadi inilah pertunjukan penguasa membuang mulut sampah sembarangan?”

Aih? Eh? Oh?

Editor:Red – Indo Swara/Agung DePe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *