INDOSWARA – BOJONEGORO – Wakil Bupati Bojonegoro (Wabup) Budi Irawanto, melakukan impeksi mendadak di Desa Tembeling Kecamatan Kasiman Bojonegoro (28/03/22), dalam sidaknya Wabup menemukan proyek Bantuan Keuangan Desa (BKD) pengerjaan jalan aspal hanya dikerjakan Lapisan Penetrasi (Lapen) saja.

Ditemui oleh tim pelaksana (TimLak) Kumaidi, Wabup Wawan sapaan akrab Budi Irawanto, meninjau jalan poros Desa Tembeling Kecamatan Kasiman Bojonegoro, Wabup kaget saat bertanya terkait pengerjaan jalan poros Desa yang hanya dikerjakan Lapen saja, padahal seharusnya jalan tersebut dikerjakan dengan sistem aspal.

Menanggapi temuanya, Timlak Desa Tembeling mengatakan bahwa jalan yang dikerjakan dengan dana BKD sepanjang 1.900 meter dengan lebar 4 meter tidak akan cukup dengan anggaran 2 milyar Rupiah saja, sehingga timlak memilih untuk mengerjakan proyek jalan aspal hanya dengan lapisan penetrasi saja, ia berargumen kalau dengan lapen saja target jalan poros desa sepanjang hampir 2 kilometer bisa dinikmati warga secara merata.

” ya gak mungkinkan dengan anggaran segitu pembangunan jalan poros desa dengan kwalitas bagus bisa dikerjakan, yang penting merata”, ungkap kumaidi.

Menanggapi hal tersebut wabup wawan meminta pihak TimLak untuk menunjukan berkas – berkas pengerjaan proyek, tersmasuk Surat PertanggungJawaban (SPJ) serta surat perjanjian dengan pihak kontraktor, namun pihak TimLak tidak bisa menunjukan SPJ dan surat perjanjian dengan kontraktor, wabup meminta TimLak segera menghadap ke inspektorat Kabupaten Bojonegoro untuk meminta petunjuk terkait pengerjaan Proyek di Desanya.

” saya meminta kepada TimLak agar segera menghadap ke pihak Inspektorat Bojonegoro utuk berkonsltasi terkait administrasi dan pengerjaan jalan poros desanya”, ungkap Wabup Wawan.

Ia juga berpesan kepada pihak Desa agar agar petugas pemerintahan desa Tembeling tidak hanya fokus pada proyek BKD saja, namun juga pelayan publik harus diutamakan.(mam/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.