Pewarta: Hening Bulan

Berita Amatan (Indo Swara) – Cakupan jumlah anak-anak yang menjadi sebatangkara di masa pandemi menurut data Kementerian Sosial per Juli 2021 sudah menunjuk angka 11.045. Mereka kehilangan orangtua akibat Covid-19.

Sementara itu, khusus Jawa Timur, Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Surabaya (23/8/2021) menyebut 6.000 lebih anak menjadi yatim piatu karena orangtuanya meninggal lantaran terpapar Covid-19.

Kini, anak-anak yatim piatu tersebut jelas tidak hanya memerlukan dana untuk pendidikan dan biaya hidup sehari-hari, tapi juga membutuhkan pengasuhan.

“Anak-anak tersebut mengalami kondisi sulit. Dari sisi pengasuhan, ada risiko anak tidak ada yang mengasuh sama sekali,” kata Dirjen Rehabilitasi Sosial Harry Hikmat di Jakarta (8/9/2021).

Tambah Harry, dukungan yang diberikan tidak hanya terhadap kebutuhan fisik, tetapi juga dukungan psikososial, pengasuhan serta keberlanjutan pendidikan mereka.

Editor: Red – Indo Swara/Agung DePe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *