Bojonegoro (Indo Swara) – Muk’awanah atau Anna Mu’awanah? Gara-gara berlainan penulisan di ijazah, nama Bupati sedang berkuasa digeluncurkan  keurusan polisi.

Telah mendatangi markas kepolisian resort Bojonegoro (01/03/20210), Anwar Sholeh, mantan Ketua DPRD Bojonegoro rentang 1999-2004, membawa lembar laporan dilengkapi berkas fotokopi ijazah SD, Mts, MA, dan S1, S2, S3, bukti sebutan nama berbeda. Diyakini kuat, itu kepunyaan bupati Bojonegoro, kini.

Menurut Anwar, dokumen turunan tamat belajar milik bupati itu, dulu yang diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bojonegoro, kala mendaftar pengajuan calon bupati di – 2018.

Arsip ijazah SD, MTs, dan Madrasah Aliyah, tertera nama Muk’awanah. Tetapi, pada kertas kegelaran tuntas kuliahnya S1, S2, S3, tercantum  Anna Mu’awanah.

“Saya serahkan ke penyidik, saya hanya melaporkan,” terang Anwar kepada pewarta Indo Swara.

Dus, Anna boleh jadi memang gemar sapaan dobel?

Sudahnya, bupati perempuan pertama Bojonegoro itu di lapak Youtube sampai-sampai mempredikati dirinya, Anna Moe.

Polah genit selebritas Anna Moe samaran Anna Mu’awanah atau pengganti Muk’awanah, menjajakan dua titel lagu reka dayanya, Jejeg lan Njejeg dan Lali Dalan

Pewarta: Agung DePe
Editor: Red – Indo Swara/Agung DePe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *