Bojonegoro (Indo Swara) – Hari berkabung belum usai, memang. Meski duka lantaran mangkatnya istri tercintanya, dr. Endah (17/03/2021) masih menggenangkan air mata, toh Budi Irawanto (Mas Wawan), Wakil Bupati Bojonegoro, tidak berlarut diikat kesedihannya. Ia telah kembali utuh dengan kebesaran hati, pikiran dan tenaganya untuk masyarakat yang dipimpinnya.

Kehadiran Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Soekarwo atau juga lazim disapa Pakde Karwo di Bojonegoro (25/03/2021), yang sekaligus mendahulukan menemui sahabat kentalnya, Mas Wawan, bisa didapati telah membincangkan hal-hal berarti dan penuh isi. Terutama, betapa kuat maksud mereka terhadap tujuan pembangunan.

Sesekali, bersahut-sahutan berseloroh mereka diselakan patahan kalimat serupa mengingat kejadian telah lewat.”Saat Malo masih kembet (berlumpur) jalannya!”

Frasa ‘masih kembet’ barangkali adalah satire yang boleh dimaknai bukan saja sebagai penggambaran luas kondisi Bojonegoro di masa lampau, sebaliknya justru situasi khusus atraksi olahan kepemimpinan Bojonegoro di kala kini?

Pun, dan itu terpenting, sebagaimana wanti-wanti Pakde Karwo,”Ayo…tangan mengepal tetap ditegakkan Mas Wawan!”

Duh! Bojonegoro awet kembet ya kan… Mas Wawan?

Pewarta: Agung DePe

Editor: Red – Indo Swara/Agung DePe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *