INDOSWARA – BOJONEGORO – Jelang puncak arus mudik lebaran tahun ini Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro melakukan Rapat Lintas sektor dalam rangka Operasi ketupat semeru 2022. Diprediksi masa angkutan lebaran dimulai sejak tanggal 25 April 2022 sampai dengan 10 Mei 2022. Sementara puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada tanggal 28 April 2022 hingga 1 Mei 2022.

Berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan, akan terjadi potensi pergerakan nasional sebanyak 31,6 persen atau 85,5 juta orang sedangkan alat transportasi yang paling banyak digunakan adalah mobil pribadi dan sepeda motor.

Sebagai antisipasi, akan dibentuk tim urai kemacetan di wilayah barat dan timur yang beranggotakan Satlantas dan Dishub,” ujar Andik Sudjarwo Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro.

Disinggung berkenaan rencana pelaksanaan Ramp Check. Andik menyebut hal itu akan dilakukan pada minggu ke empat bulan April 2022. Dilaksanakan di Terminal Rajekwesi dan Terminal Padangan. Tujuannya guna memastikan kelaikan sarana transportasi.

Imbauan kami kepada warga atau tokoh masyarakat untuk menyampaikan informasi kepada keluarga atau masyarakat yang akan melakukan mudik agar tidak memakai kendaraan roda dua guna mengurangi angka kecelakaan dan disarankan menggunakan angkutan atau transportasi umum,” tambah Andik Sidjarwo.

Mendekati puncak arus mudik lebaran tahun ini, ia mengajak seluruh masyarakat untuk mewujudkan mudik yang aman dan sehat, baik saat mudik yang masih dalam bulan Ramadhan maupun saat perayaan Idul Fitri 1443 H/ 2022.

kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Bojonegoro untuk senantiasa berhati hati saat berkendaraan, taati seluruh aturan lalu lintas dan tetap mematuhi protokol kesehatan selama melaksanakan kegiatan baik Ramadhan maupun Perayaan Idul Fitri 1443 H“, pungkas Andik Sudjarwo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.