Bojonegoro (Indo Swara) – Seperti umpama menhir (batu tunggal) nama pejabat yang diprasastikan memang tidak bermulut buat bicara. Tetapi sebagai arsip statis, itu jelas memiliki guna rekaman kesejarahan.

Nama Suprianto sudah dilenyapkan. Ia sebelumnya ditorehkan dalam pendokumentasian urutan bupati ke – 41, di dinding Pendapa Pemkab Bojonegoro.

Memang, Suprianto hanya Pj (Pejabat) Bupati Bojonegoro, terhitung rentang 13 Maret 2018 – 29 September 2019. Tetapi ia menganggap peniadaan namanya itu luput dari kepatutan.

“Penghapusan arsip statis, pastinya perbuatan yang tidak boleh dilakukan pemerintah. Karena bagian dari sejarah dibuktikan dengan arsip,” kata Suprianto.

Apakah itu atas kehendak Bupati Anna Mu’awanah?

“Perintah bupati atau bukan, saya tidak tahu. Tapi saya sangat menyesalkan tindakan itu,” gugat Suprianto.

Menurut Suprianto, wewenang, kewajiban dan hak serta larangan Pj sama dengan bupati definitif.

Sebagai pembanding, di lingkungan Pemprov Jatim, nama dan foto Mayor Jenderal TNI H. Setia Purwana S.H, juga dimonumenkan di Kantor Gubernur Jatim dan di Gedung Grahadi sebagai Pj Gubernur Jatim, kala 26 Agustus 2008 sampai 12 Februari 2009.

“Pada intinya, saya menyesalkan hal itu. Karena bukan saja menyangkut diri saya saja, tetapi terkait sejarah pemerintahan Kabupaten Bojonegoro, dan menjadi milik masyarakat Bojonegoro,” tuntut Suprianto.

Selagi terpisah, sejumlah pejabat di Pemkab Bojonegoro yang paham dan bersangkut untuk memberi penjelasan menyoal dihilangkannya nama Suprianto dari dinding pendapa kabupaten, bersikap tiarap.

Terkecuali, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bojonegoro, Kusnandaka Tjatur, masih tanggap mengarahkan agar ke bagian umum.

“Tanyakan ke bagian umum,” tukas Kusnandaka, cekak.

Buntunya berulang, Kepala Bagian Umum Setda Bojonegoro, Heri Widodo, juga belum bisa diklarifikasi karena sakit.

Lah…! Boleh-boleh saja bareng-bareng ngumpet ketimbang risiko?

 

Pewarta: Agung DePe

Editor: Red – Indo Swara/Agung DePe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *