Bojonegoro (Indo Swara) – Pelbagai mulut mencacak ujaran, menyerimpung aksi akal hukum Anwar Sholeh (Mantan Ketua DPRD kurun 1999-2004), yang mempolisikan dugaan  ketidakautentikan surat kelulusan belajar Anna Mu’awanah (Bupati Bojonegoro, kini), tatkala mencalonkan bupati dalam Pilkada Bojonegoro 2018.

Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPUD) Bojonegoro, Fatkur Rahman, kepada pers (02/03/2021), termuatnya perbedaan nama Anna Mu’awanah, tercatat di ijazah Sekolah Dasar (SD), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), lantas tidak sama dengan penulisan sebutan di kertas ketamatan sekolah tingginya S1, S2, S3, sudah terverifikasi.

Menimbrung dini (01/03/2021), pengacara lokal, Sunaryo Abumain, memberikan opininya kepada pers,”Kalau bicara dipalsukan yang dipalsu yang mana? Karena itu adalah pribadi atau personal yang sama dan bukan milik orang lain.”

Maju bergegas membela berbiaya,”Saya sebagai kuasa keluarga Anna Mu’awanah akan melaporkan balik Anwar Sholeh, karena telah melakukan dugaan pencemaran dan fitnah terhadap Anna Mu’awanah,” ancam Sunaryo (03/03/2021).

Penentangan Anwar dikeroyok tusukan casciscus abracadabra (dalih ajaib) ketua pengurus pemilu dan penjual jasa pihak berperkara?

“Saya mau tidur!” laden Anwar, ketika ditelepon pewarta Indo Swara  perlu tandingan bicara (03/03/2021).

Pewarta: Agung DePe

Editor: Red – Indo Swara/Agung DePe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *