Indoswara – Bojonegoro – Ditutupnya jembatan Glendeng – Simo penghubung antara Kabupaten Bojonegoro Tuban membuat sejumlah warga nekat menenerobos portal jembatan.

Menurut Agus warga sekitar mengatakan setiap harinya puluhan bahkan ratusan warga dari arah Kabupaten Tuban yang akan menuju Kabupaten Bojonegoro atau sebaliknya meminta warga sekitar untuk mengangkat sepedah motor secara manual.

Hal itu dilakukan karna mereka enggan untuk melintasi jalur alternatif ataupun naik perahu penyebrang bengawan solo untuk sampai ke tujuan. “Setiap pagi sampai malam hari banyak warga pengendara roda dua yang meminta tolong kami (warga sekitar) untuk mengangkat sepeda motor mereka,” ujar Agus.

Biasanya pengendara bermotor yang meminta bantuan memberikan imbalan sukarela, meskipun demikian warga sekitar banyak yang menyisihkan waktunya untuk membantu pengendara yang nekat menerobos portal jembatan glendeng simo.

“Biasanya kita dikasih Rp.2000 sampai Rp.5000 persepedah tapi juga kadang – kadang mereka juga gak ngasih,” pungkas Agus.

Salah satu pengendara yang nekat menerobos portal jembatan adalah sumirah warga kecamatan Soko Tuban, ia nekat menerobos portal dikarnakan ia hanya ingin berkunjung ke sanak saudaranya yang bertempat tinggal di Desa Kalirejo Bojonegoro atau disebrang jemabatan glendeng Simo.

“Ya kalau harus melintas jalur alternatif harus menempuh jarak 10 kilometer lebih dan kalau nyebrang perahu juga takut, jadi saya minta tolong warga untuk mengangkat sepeda motor saya,” kata Sumirah.(mam/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.