INDOSWARA – BOJONEGORO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro mempertanyakan perubahan nama dalam proses lelang tender pengerjaan infrastruktur pasar Kota Bojonegoro menjadi ex pasar kota pada website LKPP Bojonegoro senilai Rp.19.735.000.000.

Hal itu dipertanyakan oleh Sukur prianto, selaku wakil ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro (15/03/22). Ia heran mengapa nama dalam pengumuman di LKPP Bojonegoro menyebutkan bahwa pasar Kota Bojonegoro menjadi ex pasar Kota Bojonegoro, padahal beberapa minggu lalu pimpinan DPRD dan pimpinan beberapa komisi telah berdiskusi di ruang ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, yang menyepakati bahwa pemindahan para pedagang di pasar Kota Bojonegoro dilakukan setelah Idul fitri dan hanya diperuntukan para pedagang kaki lima yang tidak mempunyai lapak.

saya kaget melihat pengumuman di LKPP Bojonegoro yang menyebutkan nama pasar kota Bojonegoro menjadi ex pasar kota Bojonegoro, padahal beberapa minggu lalu kita pimpinan DPRD Bojonegoro dan pimpinan Komisi melakukan pertemuan dengan ibu bupati membahas pemindahan para pedagang dipasar kota Bojonegoro.

Rencananya relokasi pasar akan dilakukan setelah idul fitri itupun untuk para pedagang yang tidak mempunyai lapak, sementara untuk para pedagang yang mempunyai lapak akan dipindahkan pada tahun 2024 mendatang”, ungkap Sukur.

Sukur menilai dengan perubahan nama itu dapat membuat gaduh para pedagang di pasar Kota Bojonegoro, selain itu pria yang menjabat sebagai ketua DPC Demokrat Bojonegoro itu mempertanyakan komitmen Bupati Bojonegoro Anna muawanah dalam menangani pemindahan para pedagang di Pasar Kota Bojonegoro.

tentunya dengan perubahan nama tersebut, para pedagang menilai komitmen Ibu Bupati Bojonegoro tidak serius dan akan segera melakukan relokasi dalam waktu dekat terhadap para pedagang di pasar Kota Bojonegoro”, tambah Sukur.

Ia berharap agar Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mampu menjaga komitmen yang telah disepakati bersama DPRD Bojonegoro dalam pemindahan para pedagang di pasar kota Bojonegoro.(mam/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.