INDOSWARA – BOJONEGORO – Seringnya terjadi genangan air yang membanjiri kota Bojonegoro saat terjadinya hujan dengan intensitas tinggi adalah faktor adanya tumpukan sampah di pintu sungai avoer dibantah oleh Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Bojonegoro.

Menurut kepala dinas PUSDA Bojonegoro Erik Firdaus mengatakan bahwa banjir yang terjadi di kota Bojonegoro saat terjadinya hujan dengan intensitas tinggi bukanlah sampah yang terdapat di kali avoer di kelurahan Ledok Wetan Kecamatan Kota Bojonegoro.

Ia berani memastikan hal itu dikarnakan adanya petugas yang rutin membersihkan sampah yang berhenti di kali Avour ” sudah ada petugas yang selalu rutin membersihkan sampah disungai, sehingga dapat kami pastikan penyebab utama banjir bukanlah sampah“, ujar Erik Firdaus.

Ia menambahkan meskipun terdapat sampah di kali avoer namun tidak akan mungkin terjadi penumpukan, ia juga mempersilahkan semua pihak untuk melihat sendiri kondisi kali Avoer di Kelurahan Ledok Wetan yang dituding menjadi penyebab utama banjirnya kota Bojonegoro beberapa hari lalu.

Kemarin waktu terjadi banjir di kota, saya cek ketiga-tiganya (avour) tidak ada sampah sama sekali dan silahkan cek sendiri jika ada tumpukan sampah kami pastikan tidak mungkin karna sudah ada petugas yang siap membersihkan” pungkas Erik Firdaus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.