INDOSWARA – BOJONEGORO – Merasa diintimidasi oleh petugas pasar akan tarikan retrebusi, perwakilan pedagang di pasar Banjarjo kecamatan kota Bojonegoro madul ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro (22/03/22). Kedatangan mereka meminta kepada DPRD Kabupaten Bojonegoro untuk mendapatkan keringanan retrebusi karna kondisi pasar yang sangat sepi.

Beberapa perwakilan dari pedagang pasar Banjarjo kecamatan kota Bojonegoro menemui wakil DPRD Kabupaten Bojonegoro Sukur Prianto yang mengadu karna seringnya para pedagang pasar mendapatkan intimidasi oleh petugas pasar yang menagih retrebusi bulanan para pedagang. Petugas mengancam akan menyegel lapak mereka jika para pedagang menunggak dalam pembayaran retribusi bulanan.

kami setiap bulan mendapatkan intimidasi oleh petugas pasar karna kita keberatan membayar retribusi pasar yang tinggi, sedangkan kondisi pasar sangat sepi dan bangunan pasar juga banyak yang mengalami kerusakan“, ungkap didik salah satu pedagang pasar.

Untuk retribusi yang harus dibayarkan setiap bulanya, untuk lantai satu bagian depan sebesar Rp. 285.000 lantai satu yang berada di dalam pasar sebesar Rp.165.000 untuk lantai 2 sebesar Rp. 125.000 dan kusus untuk penyedia permainan anak – anak sebesar Rp. 1.500.000 perbulanya. Menanggapi tingginya retrebusi yang tidak sebanding dengan banyaknya pengunjung di pasar banjarjo, para pedagang telah mengirimkan surat keringanan kepada Bupati Bojonegoro beberapa bulan lalu, namun hingga kini belum ada tanggapan dari pihak pemerintah daerah.

kami telah mengirimkan surat ke ibu bupati bulan lalu, tapi sampai sekarang kita belum mendapatkan balasan dari pemkab soal keringanan retrebusi kami”, ujar didik.

Ia menambahkan bahwa ketika musim penghujan datang seringkali terjadi kebocoran pada lantai dua di pasar kota banjarjo, hal itu menurutnya dapat mengurangi antusias pembeli untuk berkunjung ke pasar Banjarjo.

Sementara itu, sukur prianto di awal bulan april ini akan segera memanggil dinas perdagangan dan beberpa instansi terkait untuk membahas kondisi dan retrebusi pasar Banjarjo, karna ia menganggap bahwa perencanaan awal serta promosi pasar ke masyarakat luas ia anggap buruk dan tidak terencana.

bulan depan kita akan pertemukan para pedagang dengan beberapa instansi terkait yang akan membahas retrebusi dan promosi pasar yang sangat minim untuk mendatangkan para pembeli berkunjung ke pasar banjarjo”, ungkap sukur. (mam/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.