Bojonegoro (Indo Swara) – Politisasi menempelkan wajah diri mendompleng antaran makanan yang berasal dari dana publik untuk kepopuleran kian tercela.

Membuktikan telah diselewengkan, Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap pengedaran paket jajanan yang sedianya akan diberikan kepada Personel Pemutus Rantai Penularan Covid-19.

Walhasil? Dari hasil pemeriksaan, Mas Wawan (sebutan harian Wakil Bupati Budi Irawanto-red) menemukan ketidaksesuaian isi dalam bungkusan. Itu ada di biskuit, berbeda merek dan berupa wujud barang (10/05/2021).

Muncul keganjilan lagi, dropping 29.005 paket natura (imbalan bukan uang) senilai Rp 4,9 miliar itu telah ditandai selipan kartu ucapan selamat hari raya bergambar Anna, hingga mendapat anggapan sebagai santunan sosial dari Bupati Bojonegoro.

Dalam setiap kantong, selain terdapat sekaleng biskuit, juga sekilo gula pasir, sebotol sirup, ditambah minyak goreng kemasan plastik.

“Ini bukan jatah lebaran dari bupati atau wakil bupati,” tegas Mas Wawan.

Pewarta; Agung DePe

Editor: Red- Indo Swara/ Agung DePe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *