Bojonegoro (Indo Swara) – Hunian warga direndam air curah hujan tak lancar mengalir menjadi kisah ratapan berulang selalu.

Dengan hitungan berkisar 100 KK yang berumah di lingkup area TPK (Tempat Penimbunan Kayu) Perhutani, tepatnya di Desa Sukorejo, Kecamatan Kota, Bojonegoro, tidak bisa menolak kepungan air.

Kedapatan tiga orang warga dalam keadaan sakit sudah diungsikan.

Sikap tanggap darurat pihak Desa Sukorejo sudah melakukan tindakan pertolongan permulaan, yakni memberikan ransum kepada penduduk tergenang banjir, sekaligus menyiapkan ruang penampungan sementara bagi warga yang sakit.

“Sedianya kami akan memberi makan warga terkena banjir sampai empat hari,” terang Kepala Desa Sukorejo, H. Budi Suprayitno (21/01/2021).

Pula, pejabat kades tiga periode, tersebut berharap agar BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Bojonegoro, bisa mengadakan dapur umum untuk warganya.

Masih kata Kades Suprayitno, bahwa banjir bagian wilayah di dua RT Desa Sukorejo, itu sudah langganan.

“Terutama saat daerah selatan mulai diguyur hujan lebat, hampir pasti luapan airnya ada yang mandek di dua kawasan RT itu,” jelas Suprayitno.

Terjangan banjir di wilayah selatan Kabupaten Bojonegoro menyasar Kecamatan Gondang, Sekar, dan Dander.

Derasnya air juga mengakibatkan jembatan di Desa Jatiblimbing, Kecamatan Dander, ambrol.

Bupati Bojonegoro, Anna Mu’Awanah, telah memastikan melihat langsung jembatan rusak tersebut.

Bupati mengatakan, sebagai langkah awal pemkab telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo untuk membuka beberapa pintu air, melakukan penyedotan dengan pompa agar air lekas surut.

Bupati juga memerintahkan kepada dinas terkait untuk secepatnya mempersiapkan dan melakukan penanganan kedaruratan, kemudian dilanjutkan dengan perbaikan jembatan, serta melakukan penertiban bangunan sekitar sungai dan normalisasi sungai.

“Pemkab akan melakukan penanganan kedaruratan berikut perbaikan,” kata juru bicara Pemkab Bojonegoro, Masirin (21/01/2021).

Pewarta: Top

Editor: Agung DePe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *