Bojonegoro (Indo Swara) – Ini hanya keserupaan penamaan. Capaiannya menjadikan masyarakat berumah reot meningkat sejahtera.

Sebagaimana kisah tokoh keberuntungan yang berkawan dengan jin pemberi kemakmuran dalam lampu ajaib, Pemkab Bojonegoro pun punya kegiatan merehab rumah tidak layak huni (RTLH) dengan akronim ALADIN (Atap, Lantai, Dinding).

Di Tahun 2021 direncanakan 3.927 unit. Tahun sebelumnya 3.373 unit. Program ALADIN per unitnya dibiayai Rp 20 juta.

“Mekanisme pengajuan program ALADIN melalui pemerintah desa (Pemdes), yang mana Pemdes mengajukan proposal tentang kondisi rumah warga yang diusulkan,” terang Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas PKP Cipta Karya, Bojonegoro, Zamrony (16/02/2021).

Jika lancar, sampai tahun 2023 dipatok terbangun 22.528 unit. “Program ALADIN bertujuan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat miskin,” kata Zamrony.

 

Pewarta : Top

Editor: Red- Indo swara/ Agung DePe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *