Indoswara – Bojonegoro – Sebanyak 100 Guru SMA (Sekolah Menengah Atas), SMK (Sekolah Menengah Kejuruan), PK (Pendidikan Khusus) dan PLK (Pendidikan Layanan Khusus) di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur (Jatim), Wilayah Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, mengikuti pengambilan sumpah menjadi PNS tahun 2022.

Kegiatan yang digelar di aula SMA Negeri 2 Bojonegoro itu dihadiri oleh Kepala Cabdindik Provinsi Jatim Wilayah Bojonegoro dan Tuban yang diwakili oleh Kepala Seksi (Kasi) SMA, Maskun, Kasi SMK Agus Prijono, dan Koordinator Pengawas SMA/SMK/PK PLK Agus Huda, Senin (11/07/2022).

Kasi SMA Cabdindik Provinsi Jatim Wilayah Bojonegoro dan Tuban, Maskun, dalam sambutannya memberikan arahan agar tenaga pendidik diharapkan selalu update atas kebijakan yang ada.

Selain itu para PNS diiambu inovatif dan mempunya strategi yang baik. Serta selalu berkoordinasi MGMP tingkat kabupaten maupun provinsi. Termasuk mengikuti GCC (GTK Creative Camp) tahun 2022.

“PNS di sekolah sebagai motivator untuk PPPK maupun GTT yang ada di sekolah,” katanya.

Sementara itu, Kasi SMK, Agung Prijono mengajak para guru PNS menyongsong kurikulum baru, yaitu kurikulum merdeka. Yang mana akan memerdekakan peserta didik, para guru, dan memerdekakan satuan pendidikan.

“Kurikulum yang baru ini akan sangat fleksibel pada pemenuhan jam pendidikan. Bapak Ibu wajib memahami regulasi, baik kurikulum maupun regulasi yang lain. Jangan sampai regulasi digulirkan dari kementerian, Bapak Ibu tidak tahu,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Koordinator Pengawas SMA/SMK/PK/PLK Bojonegoro Agus Huda mengingatkan, bahwa sumpah janji itu bukan merupakan akhir tahapan menjadi PNS. Tetapi mengawali semua perbuatan baik. Siapa yang berbuat baik, maka berbuat kepada dirinya. Sebaliknya pin

“Niatkan di awal, kita bukan hanya sumpah janji saja. Tapi kita yakini kita terus akan berbuat baik,” ujarnya.

Dijelaskan, bahwa sebanyak 100 PNS mengikuti pengambilan sumpah secara terpusat di Surabaya melalui aplikasi daring. Total 72 PNS di Bojonegoro. Rinciannya, 26 Guru SMA dan 46 Guru SMK. Sisanya, di wilayah Tuban sebanyak 2 Guru SLB (Sekolah Luar Biasa), 4 Guru SMA, dan 22 Guru SMK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.